Inilah Bagian Tubuh Yang Harus Ditutupi Dengan Busana Muslim

Busana muslim dan beberapa ketentuannya menutur agama islam Perempuan Merdeka Laki-laki bukan mahrom: Seluruh badan Laki-laki mahram: Antara pusar dan lutut Perempuan muslim: Antara pusar dan lutut Perempuan kafir: Seluruh badan kecuali yang terlihat ketika bekerja Keluarga karena perkawinan atau menyusui: Pusar sampai lutut. Hal ini termasuk dalam bab kelonggaran Pusar dan lutut bukan aurat dalam madzhab syafi’iyyah. Tapi untuk menutupi paha harus menutupi lutut. Hal ini sesuai dengan kaidah ushululiyyah Jika aurat terbuka maka batal sholatnya, kecuali jika terkena angin atau lupa.

Syafi’iyyah berseberangan dengan pendapat malikiyyah yang mengatakan paha bukan aurat. Itu hikayah fi’il, sedangkan hadits qaul (perkataan) lebih rajih dari hadits fi’il (perbuatan). Kaidahnya
Laki-laki: Antara pusar dan lutut. Pusar dan lutut bukan aurat. Hendaknya ketika sholat menutup pundak. Dalil Budak perempuan: Antara pusar dan lutut (seperti aurat laki-laki) Perempuan merdeka: Seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangan. Dengan laki-laki mahramnya: Seluruh badan kecuali wajah, lutut, kedua tangan, kaki dan betis Di depan perempuan kafir: Antara pusar sampai lutut. Hal ini dikarenakan perbedaan pemahaman antara jumhur dan ulama’ hanabilah dalam memahami ayat Menurut Jumhur: Maksud nisa’ itu khusus perempuan muslimah. Menurut Hanabilah: Maksud nisa’ seluruh nisa’ Boleh membuka aurat untuk berobat Kesimpulan dari pembahasan ini Kesepakatan para ulama’
Dua kemaluan aurat Pusar bukan aurat Aurat laki-laki antara pusar dan lutut Aurat perempuan Dalam sholat: Seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangan. Kedua kaki menurut hanafiyyah tidak aurat Di luar sholat: Seluruh badan Di depan mahram atau perempuan muslimah: Hanafiyyah dan Syafi’iyyah: Antara pusar dan lutut Malikiyyah: Seluruh badan kecuali wajah dan athraf (kepala, leher, kedua tangan dan kedua kaki) Hanabilah: Seluruh badan kecuali wajah, leher, kepala, kedua tangan, kaki dan betis Lutut bukan aurat Hanafiyyah: lutut aurat Jumhur: Lutut bukan aurat, tapi wajib menutup lutut untuk menutupi paha, dengan kaidah ushuliyah.

Dari beberapa point diatas dapat disimpulkan bahwa adab berpakaian sangatlah di perhatikan, khususnya bagi kaum muslim dan muslimah. Karena itu semua dapat mencerminkan sikap, sifat,dan tingkah laku orang yang mengenakannya. Pakaian yang sesuai dengan syariat islam adalah pakaian yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, ada baiknya sebagai kaum muslimin kita mengikuti anjuran dari nabi besar kita yaitu Nabi Muhammad SAW. Jauhilah larangan Allah SWT tentang membuka aurat (bagi wanita) jika tidak ingin merasakan azab pedih dari-Nya. Naudzubillah min dzalik,semoga kita tidak termasuk golongan seperti itu.


Dari semua ini yang ahrus diperhatikan adalah bagian bagian mana saja yang wajib ditutupi dengan menggunakan busana muslim .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*